finally,walaupun agak terlambat... (yah,lagi-lagi telat.. hehe)
jumat kemarin,11 maret 2011, aku dan calon suamiku sdh selesai melaksanakan acara adat Martumpol.
kalau dijelaskan dalam bahasa indonesia kira-kira artinya Tunangan tapi lebih memiliki makna yg sakral karena dilaksanakn di gereja dan ini adalah saat dimana aku dan bg Bram mengikat janji untuk menikah dan diresmikan di atas sebuah surat perjanjian dan di tanda tangani para saksi.. sebelum tanda-tangan surat perjanjian nikah,kami terlebih dahulu harus membaca surat perjanjian yg isinya kira-kira ada 7 point yg salah satunya adalah :
..... kami berjanji akan setia sampai kematian yg memisahkan...
setelah itu kami ditanya tentang kesungguhan kami berdua :
Pendeta : Saudara berdua telah membaca isi ikat janji saudara . Inilah ikta janji yang akan saudara taati seumur hidupmu untuk waktu yg akan datang. Sekaran saya bertanya kepada Saudara Dedi Bram Lumban Tobing di hadapan Allah dan para jemaatNya yg hadir disini,apakah engkau dengan sepenuh hati mengikat janji dengan Iska Feranita Marpaung ?
Bram : Ya! dengan segenap hati,jiwa,dan kekuatanku, saya mengikat janji dengan Iska Feranita Marpaung..
pertanyaan yg sama juga ditanyakan kepada saya... dan jawaban yg sama juga saya berikan..
acara di gereja berlangsung khidmat dan sakral sekali.. sedikit gemetar waktu membaca surat perjanjian dan menjawab pertanyaan dari pendeta karena isi dari janji yg saya baca kelak bukan hanya sekedar dibacakan saja tapi ini adalah janji saya kepada Tuhan di hadapan para Jemaat Nya..
penandatangan surat martumpol
Bg Bram lagi tanda tangan
ME
Amang Pangamai dan Inang Simatua
My Father and My Mother
sekitar 1 jam acara di martumpol di gereja selesai,dan selanjutnya dilanjutkan dengan acara marhata sinamot di gedung serbaguna Yapon I,tepat di lantai bawah gereja HKBP Palembang..
Marhata sinamot kira - kira kalau di bahasa Indonesiakan artinya membicarakan tentang mas kawin..
dan sekaligus di acara ini mertua saya menyerahkan uang mas kawin kepada orang tua saya , tapi tidak diserahkan semuanya karena harus disisakan untuk dibayar di Binjai nanti... uang sinamot ini bukan hanya menjadi hak orang tua saya,tapi uang ini dibagi-bagi kepada tulang,amang boru,dll sebagai uang tuhor ni boru.. yah.. adat batak memang sedikit ribet .. Puji Tuhan marhata sinamot selesai dengan lancar dan baik.. tdan sekali lagi Puji Tuhan karena hampir semua tamu undangan datang,kami hampir-hampir harus memesan makanan lagi karena nyaris kurang.. (tapi untungnya gak kurang... Puji Tuhan)
kelar acara di gereja,sekitar jam 8 malam kami bergerak untuk mengelilingi kota pelambang bersama namboru nuel,inang pangamai bg bram,inang simatua saya dan tentunya my lovely Bram.. sebenarnya belum puas sih keliling palembang karena belum semua tempat di jalani tapi apa daya waktunya sdh mepet..
malam terakhir sebelum inang simatua saya pulang,mama mengadakan acara makan malam keluarga sederhana aja dirumah sebelum paborhaton keluarga bg Bram pulang ke medan.. Puji Tuhan semuanya berjalan dengan baik,walaupun kedua orang tua kami jarang bertemu tapi komunikasi mampu berjalan dengan baik dan tidak canggung.. hehhe..
huaaaa.. sekarang tinggal menunggu detik-detik keberagkatan saya ke Medan menyusul Bg bram..
Can't wait...!!! :)










0 komentar:
Posting Komentar