Diska Cathrine Lumban Tobing

Medan, 29 Mei 2012
09.25 at Columbia Asia Hospital,
My Little Princess was Born
Her name is Diska Cathrine Lumban Tobing

Akhirnya bisa ngeblog lagi..!!
sudah kangen untuk menekan tuts-tuts keyboard ini..
hari ini ngeblog sambil gendong my little princess :)

okay, hari ini mau cerita tentang proses kelahiran cathrine yang akhirnya dilakukan dengan sectio caesaria.
Pagi itu saya dan suami kembali datang ke dsog untuk kontrol kandungan yang sudah melewati HPL. Singkat kata dokter memeriksa saya dengan peralatan USGnya dan janin dalam perut saya pun menjalani tes EKG. "Sejauh ini masih bagus semua" begitu kata dr. Joshimin. Hari itu tanggal 28 Mei 2012, setelah selesai USG, kami berbincang dengan dokter yang singkat kata menghasilkan keputusan SC. Sulit bagi saya untuk menghalalkan si SC ini, karena saya masih menyimpan harapan besar untuk melahirkan normal, tapi demi si buah hati saya bulatkan hati saya dan yakin kalau ini jalan terbaik yg diberikan Tuhan. Malam itu masih ingat jelas kegalauan dalam benak saya, malam dimana saya harus masuk ke rumah sakit untuk persiapan operasi di esok hari. bersama suami kami berangkat dari Binjai menuju Medan, tiba di rumah sakit sekitar jam 11 malam dan malam itu juga saya mulai dipasang infus dan test segala macam obat sampai jam 1 malam. Ketakutan bersarang didada saya, malam itu saya minta suami saya untuk tidur ditempat tidur pasien bersama saya , entah kenapa saya merasa aman dan nyaman dalam pelukannya *yg sirik sorry yaaa..
Keesokan pagi saya bangun jam 5 pagi , mandi dan sudah siap dengan baju operasi saya. Pagi itu saya berdoa dan menyerahkan semua perkara dalam hidup saya ke tangan Tuhan. Tuhan memberikan yg terbaik untuk saya dan bayi saya. sekitar jam 8 pagi dengan menggunakan kursi roda saya diantar ke ruang operasi. Suami dan Mertua saya menunggu di ruang tunggu operasi. Inilah waktunya saya harus berjuang sendiri! sendiri??? Oh Tidaaakkkk!! Tuhan Yesus berserta saya dalam proses operasi ini. Saya sangat yakin dan percaya diri saat itu. Dsog saya pun terheran-heran melihat mental saya yg luar biasa katanya. Dokter Anastesinya pun mengira saya sudah pernah operasi sebelumnya karena saya sangat tenang saat harus menerima epidural dan ditempel segala macam alat-alat yg membuat saya risih itu. Masih teringat jelas di otak saya dinginnya runag operasi, alat-alat yg mengerikan, lampu yg sangat terang dan dokter serta perawat-perawat yg menguatkan saya. 09.25 , Cathrine lahir. Saya tidak merasakan perut saya dibelah, yg saya rasakan hanya perut saya ditekan-tekan, di dorong dari atas dan tangan saya terikat seperti halnya orang disalib. Mendengar tangisan Cathrine rasanya Luar biasa. Ketakutanku lenyap seketika, Puji Tuhan... hanya itu kata yg bisa aku keluarkan. Luar biasa sukacitaku, air mataku menetes dan dokter beserta perawat-perawat itu memberi selamat kepadaku. .

Nanti kita sambung lagi ya.... hiihihihi..
mau bobo' in si kecil dulu..




0 komentar:

Posting Komentar